Tips Kelola Uang pas Kuliah di Luar Negeri!

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp

Kuliah di luar negeri kadang masih ada khawatirnya kalau kita gak biasa mengatur uang dengan baik! Apalagi kalau kita sudah menerima beasiswa, tapi ternyata masih belum cukup lihai dalam mengatur keuangan saat studi di luar negeri ๐Ÿ˜ฃ Rugi banget gak sih, Sob?! Nah jangan sampe hal ini terjadi yaa! Kadang banyak banget hal yang membuat kita jadi lupa dan tidak mengatur uang dengan baik saat studi di luar negeri, termasuk karena culture shock, ketidakbiasaan, bahkan juga karena baru proses beradaptasi di negara tujuan. Tapi ingattt, kita harus selalu mengatur uang dengan baik agar tidak boros dan sesuai dengan anggaran yang ada! Gimana aja yaaa tipsnyaa? Yuk simak artikel ini hingga selesai! ๐Ÿ™‚

Menyimpan Uang dengan Metode 50:50

Apa itu metode 50:50? Metode ini biasanya digunakan saat kita menyimpan uang, yaitu 50 persen kita ambil secara cash dan 50 persennya kita tetap simpan di rekening! Buat kalian para penerima beasiswa, metode ini akan sangat cocok karena setiap menerima pendanaan untuk biaya hidup, kalian bisa mengontrol pengeluaran secara tidak langsung melalui metode ini. Jika kita menyadari bahwa hanya sedikit uang cash yang kita simpan, maka akan muncul sendiri rasa kontrol untuk tidak membelanjakan uang secara berlebihan! Ingat yaaa, semua kebutuhan pokok dan penting tetap harus terpenuhi, namun tidak dengan menghambur-hamburkan uang secara berlebihan apalagi kalau masih awal bulan!

Pisahkan Uang Sesuai dengan Tujuan Penggunaan

Metode selanjutnya yang bisa kalian pertimbangkan adalah menyimpan uang dengan tujuan penggunaan yang berbeda-beda dan terpisah. Metode ini cukup efektif digunakan jika kalian menyimpan seluruh uang di rekening atau debit card! Jadiii, kalian bisa mengalokasikan beberapa kebutuhan dan menggunakan fitur yang tersedia di m-banking yang kalian gunakan. Misalnya, kalian mengalokasikan uang untuk biaya makan, biaya apartemen, rekreasi, dan juga untuk tabungan biaya darurat. Keempat alokasi ini dapat disimpan di dompet digital yang berbeda meskipun tetap menggunakan satu rekening saja! (ada banyak yang telah menyediakan fitur pemisahan dana seperti ini kok!) Intinya, metode ini bisa banget kalian coba untuk dapat mengelola uang dengan baik dan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan kalian tanpa berlebihan!

Catat Semua Pengeluaran dan Pemasukan

Metode ini mungkin sudah tidak asing ditelinga kita ya? Tapi, kadang kalau lagi studi di luar negeri, rasanya tentu berbeda ketika kita mengelola uang saat di Indonesia. Apalagi, uang biaya hidup di luar negeri tentu lebih besar dibandingkan dengan uang biaya hidup di Indonesia, jadi tentu akan sangat berbeda! Nah ini dia pentingnya mencatat pengeluaran dan pemasukan secara rutin dan terkontrol. Metodenya pun beragam, bisa menggunakan metode digital maupun dengan cara manual menggunakan note book. Metode ini bisa jadi step paling penting agar kita dapat melacak secara konsisten kemana alur pengeluaran dan pemasukan biaya hidup kita! Oiya, satu hal lagi, sebagai informasi tambahan, beberapa mata uang di dunia tentu punya nilai yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan rupiah. Misalnya, 1 EUR setara dengan 17.000 Rupiah. Oleh karena itu, jika kita tidak terbiasa mencatat dan hanya sekedar membelanjakan uang semata, maka bisa jadi secara tidak sadar kita akan kehilangan kontrol saat berbelanja, karena merasa uang yang kita belanjakan kecil!ย 

Selalu Sisihkan Tabungan Darurat

Bagi para penerima beasiswa mungkin berpikir tidak ingin menabung atau menyisihkan uang karena seluruh biaya hidup sudah diberikan oleh lembaga pemberi beasiswa. Namun, pemikiran ini tidak sepenuhnya benar ya, Sob! Agar dapat mengelola uang dengan baik, kita harus selalu menyisihkan uang untuk ditabung sebagai dana darurat. Dana darurat seperti apa saja ya? Nah, ini bisa bermacam-macam kegunaannya, contohnya ketika kita tiba-tiba sakit dan ternyata asuransi kesehatan kita adalah asuransi swasta, dimana pasien harus membayar biaya pengobatan baru mengajukan reimbursement kepada pihak asuransi. Pada kondisi ini, dana darurat itu tentu sangat penting melebihi apapun! Jadi, menabung dan menyisihkan sebagian dana untuk hal darurat adalah hal yang urgent, dan harus diutamakan selalu yaaa!

 

Itu dia 4 metode efektif untuk mengelola uang dengan baik saat sedang studi di luar negeri! Kita harus menggunakan dan membelanjakan uang dengan bijak agar tidak menyesal dikemudian hari karena terlalu boros yaaa! Semangat para sobat raih beasiswa! ๐ŸŽ‰

 

Artikel Terbaru Lainnya

WeCreativez WhatsApp Support
Customer Support kami siap membantu kamu!
๐Ÿ‘‹ Halo, Jangan ragu bertanya ya